Parenting Notes / Quote Graphics

“Allah Bersamaku…”

Bismillaah..

Bermula dari Facebook.. Suatu hari, saya memasang status dengan foto sebuah frame brush lettering

Kira-kira dua tahun yang lalu, saya pernah membaca suatu kisah mengenai penanaman aqidah pada anak di buku “Prophetic Parenting“. Dalam kisah tersebut, seorang laki-laki men-talqin suatu kalimat kepada keponakannya, yang kemudian senantiasa diingat oleh anak itu sepanjang hidupnya, hingga membawa kebaikan baginya. Kalimat sederhana, namun begitu menghujam, sehingga saya ber-azzam ingin mengajarkan kalimat tersebut kepada Aisha suatu hari nanti. Ingin menuliskan kalimat tersebut di suatu frame yang terpasang di dinding rumah. Ingin melantunkan kalimat tersebut dalam suatu nashid sederhana kepadanya.

Kalimat itu berbunyi: “Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikanku“.

Qadarullaah, saya bertemu dengan seorang saudari yang mahir brush lettering di dunia maya. Hingga suatu hari, saya menemukan ia memasang status, dan akan menghadiahkan sebuah frame bagi yang berkomentar paling menyemangatinya. Teringat azzam saya dua tahun yang lalu itu, saya pun “iseng” mengomentari statusnya. Jika Allah berkehendak, saya ingin membuat frame dengan kalimat itu untuk Aisha. Siapa tahu, Allah berkehendak menjadikannya sebagi rizki untuk saya. Beberapa kali, niat untuk membuatkan frame untuknya mesti tertunda karena keperluan yang perlu diatur alokasinya.

Qadarullaah, suatu hari, saudari saya ini mengabarkan, bahwa saya berhak untuk sebuah frame karena komentar saya di statusnya. Maka, saya pun memintanya untuk membuat frame bertuliskan kalimat tersebut khusus untuk Aisha. Alhamdulilaah, alhamdulilaah.. Niat baik memang selalu menemukan jalannya..

Setelah saya memasang status di atas, saya menerima pesan dari seorang sahabat lama, bahwa ia juga ingin membuat frame yang sama untuk putrinya. Sebelumnya, saya memang sudah berkeinginan untuk membuat quote graphics dengan kalimat tersebut. Karena pesannya itu, saya semakin menguatkan azzam saya untuk membuat quote graphics tersebut. Alhamdulillaah, Allah izinkan.. Semoga memberi kebaikan..

Bagi yang berminat untuk membuat frame bertuliskan kalimat di atas, atau sekadar pengingat di screen gadgetnya, sila unduh grafisnya di tautan di bagian bawah post ini ya.. Kutipan kisah mengenai kalimat ini saya sertakan juga di bawah. Semoga bermanfaat.. 😉

***

Imam al Ghazali dalam kitabnya, Ihya ‘Ulumuddin membawakan sebuah kisah sebagai berikut…

Sahl bin Abdillah at Tustari mengatakan, “Pada waktu usiaku tiga tahun, aku terbangun di malam hari dan aku melihat Muhammad bin Siwar sedang sholat. Suatu hari ia bertanya kepadaku, “Apakah kamu mau berdzikir kepada Allah yang telah menciptakanmu?” Aku balik bertanya, “Bagaimana cara aku berdzikir?”. Ia menjawab, “Ucapkanlah sebanyak tiga kali di dalam hati tanpa menggerakkan lidahmu setiap kali engkau berganti pakaian, “Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikanku”. Maka, aku pun mempraktikkannya selama beberapa malam. Kemudian aku memberitahunya, ia mengatakan, “Ucapkanlah setiap malam sebanyak tujuh kali”. Aku pun mempraktikannya. Kemudian aku memberitahunya, ia mengatakan, “Ucapkanlah setiap malam sebanyak sebelas kali”. Aku pun mempraktikannya. Kemudian, hatiku merasakan kelezatan membaca kalimat tersebut. Setelah berlalu satu tahun, pamanku berkata kepadaku “Hafalkan lah apa yang aku ajarkan, dan konsisten lah sampai engkau masuk kubur. Sebab, itu akan memberi manfaat kepadamu dunia dan akhirat.”

Beberapa tahun, aku mempraktikannya. Aku merasakan kelezatannya dalam kesendirianku. Kemudian pada suatu hari, pamanku berkata kepadaku, ” Hai Sahl, barangsiapa yang Allah selalu bersamanya, melihatnya, dan menyaksikannya, apakah ia akan bermaksiat kepada Allah? Jangan pernah berbuat maksiat!”. Maka, aku menyibukkan diri dengan bacaan itu hingga sampai lah saatnya aku dikirim ke Madrasah.

Aku katakan, “Aku kuatir pikiranku terpecah. Tunjukkan lah seorang guru, agar aku pergi untuk belajar kepadanya sampai aku pulang”. Aku pun pergi ke Madrasah, dan aku belajar al Quran. Aku sanggup menghafalkan al Quran pada usia enam atau tujuh tahun. Aku berpuasa setahun penuh, makananku ialah roti gandum selama dua belas tahun”.

***

Berikut tautan untuk mengunduh quote graphics kalimat tersebut (format dalam .png dan .pdf). Catatan: Grafis tersebut saya buat dengan ukuran A4, in sha Allah juga cukup baik untuk dicetak pada ukuran A5.

1_edit_screen

versi yang telah di-edit dari post sebelumnya

https://www.dropbox.com/s/9yql7myalvohvs6/1_edit.compressed.pdf?dl=0

2_screen

https://www.dropbox.com/s/pip0qfetilnc2mu/2.pdf?dl=0

Iklan

4 thoughts on ““Allah Bersamaku…”

    • Mbak Safitri, itu bukan hasil karya saya, hehehe.. Saya pakai vector dan font yang sudah siap pakai.. Ingin belajar juga, tapi belum ada kesempatan.. Semangat Mbak 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s